oleh

Belanja Modal dan Barang jasa SD&SLTP Bagi Kapling, Kreatifitas dan Inovasi Kepala Sekolah Berpikir Hilang

Tak sedikit sekolah dasar negeri dan swasta(SDN/S hingga sekolah menengah pertama negeri dan swasta (SMPN/S) nyaris kehilangan kreatifitas dan inovatif dalam kaitan penggunaan anggaran yang bersumber dari Pemerintah seperti, dana biaya operasional sekolah(BOS).
SDN/S & SMPN/S dalam penerimaan uang dana BOS, penggunaan belanja modal dan belanja barang dan jasa(barjas) yang masuk di RKAS yang wajib, tak ada pilihan Sekolah/Kepala Sekolah(Kepsek) kecuali tinggal menerima barang dropan yang hampir di bagi habis kebutuhan dan keperluan tiap sekolah.
Betapa tidak ungkap sejumlah Kepsek yang enggan di sebut namanya, belanja modal dan barjas untuk sekolah sudah terkapling (terbagi bagi)pemenuhan barang masing masing yang dipersiapkan sejumlah Oknum yang mengaku berbendera Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM), bahkan hingga Oknum yang mengaku berprofesi Wartawan tanpa menyebutkan nama dan benderanya?

Meskipun menyebutkan yang membagi dan mengatur pihak Dinas Pendidikan Gowa dari sejumlah kebutuhan dan keperluan/kepentingan sekolah tanpa melibatkan Kepsek?.
Beragam kebutuhan, keperluan dan kepentingan sekolah berturut turut satuan harganya:

Modul SKTB kls 1, 2 & 3 bernilai sekitar Rp.72.000/siswa, Modul SKTB kls 4,5 & 6 diprediksi bernilai Rp.90.000/siswa, Sampul Ijazah diperkirakan Rp.40.000/siswa, Map Raport sekitar Rp.55.000/siswa, Buku AKM sekitar Rp.55.000/siswa.
Bukan cuma itu menjadi rebutan kapling Oknum yang aji mumpuni, juga Buku PAI diperkirakan Rp.76.000/siswa, Tenda Bulan sekitar Rp.450.000, Modul PAI sekitar Rp.54.000/siswa, Spanduk 18 karakter Rp.600.000 dan Komputer, Laptop dan Printer.
Sejauhmana kebenaran pembagian kapling-busnis di sekolah sekolah memenuhi kebutuhan dan keperluan nya yang seolah jadi rebutan diantara banyak Oknum, Jurnalis Redaktur Khusus media ini,akan konfirmasikan pejabat Diknas yang berkompeten dan menginvestigasi serta mempublis berta berikutnya,
Setela di komfirmasi kepada Dinas Pendidikan kab. Gowa.
Kepala Dinas Pendidikan Kab. Gowa Dr. Salam mengataka ” saya berterima kasih adanya narasi semacam ini, sangat membantu pihak diknas melacak kebenarannya di lapangan.
Setelah di cecar wartawan tentang masalah ini sudah lama berjalan.
Dr. Salam menhelaskan,yang perlu dipastikan bahwa semua jenis belanja sekolah HARUS ada dlm RKAS nya dgn merujuk pd standar pembiayaan, ucapnya mengakhiri

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed